Deteksi Dini Gejala Anyang-Anyangan

Ilustrasi Anyang-anyangan

 

Anyang-anyangan adalah salah satu gejala dini penyakit kelamin

Anyang-anyangan adalah salah satu gejala dini penyakit kelamin yang sering dialami banyak orang, kadang  sangat disepelekan oleh kalangan awam. Untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan seharusnya berupaya untuk ke dokter untuk dilakukan diagnosa dengan cara intensif guna guna pencegahan secara preventif.

Gejala ini memang semua orang pernah mengalaminya namun pemahaman masyarakat hal ini sangat mudah dan murah untuk mengatasinya. Kalau dalam kajian medis memang akan berakibat fatal terhadap penderita, jika tidak dilakukan pemeriksaan oleh orang yang ahlinya dihawatirkan terjadi infeksi dan peradangan dalam saluran kemih atau pada alat kelamin. Oleh sebab itu, jika dilakukan diagnosa maka akan mudah untuk merekomendasikan sebuah tindakan dan penrobatanya dengan dosis yang tepat.

Tanda dari gejala ini kebanyakan yang dialami oleh masyarakat kita yaitu sulit buang air kecil, perut agak mual, dan ada perasaan was-was. Biasnya kebanyakan dialami oleh orang hawa dari pada orang laki-laki, karena saluran kemihnya pada alat kelamin lebih pendek dari pada orang laki-laki.

Ada juga disebabkan karena terjadinya proses hubungan seksual yang kurang baik atau dipengaruhi suatu hal, bisa jadi karena aktifitas lain yang salah, serta minum yang keruh juga akan berakibat demikian.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut biasanya dilakukan pemeriksaan urine atau dengan proses laboratorium supaya mendapatkan diagnosa yang senpurna. Sehingga hasil diagnosa tersebut bisa dijadikan pertimbangan untuk menjaga dan bermawas diri agar hidup lebih sehat dan tidak terjangkit dari bahaya gejala dini alat kelamin atau disebabkan bakteri yang menginfeksi.

Kebanyakan manusia menganggap sudah biasa Karena lingkungan kita atau masyrakat kita kerap kali pernah mengalami demikian, maka mengobati juga sangat mahir dan ringan. Salah satu contoh cara tradisional adalah mengikat organ jari kaki dengan seutas tali, ada juga dengan mengkonsumsi tumbuhan tertentu. Setelah dilakukan upaya tradisional itu juga sembuh.

Obat-obat tradisional atau dengan alami itu jauh sangat efektif, karena secara empiris banyak masyarakat menerapkanya perobatan tersebut dengan memanfaatkan potensi yang ada, salah satunya, minyak atsiri, param, Daun yang mengandung diuretik (zat peluruh air kencing), atau dengan cara mengikat jari kaki, serta dengan cara pijat.

Baca Juga : Anyang-anyangan

Selain trik yang lazim dilakukan oleh masyarakat kita, dunia kedokteran juga ikut andil memberi penyembuhan akan tetapi dosis obat yang diberikan kadang masyarakat kurang faham. Sehingga banyak yang tabu dari hal-hal yang detil.

Kalau kajian empiris anyang-anyangan di NHC Center banyak penyebab diantaranya adalah minum-minuman yang mengandung kapur tinggi, aktivitas terlalu capek dan lelah, sehingga menimbulkan gejala demikian yakni buang air kecil terganggu atau terjadi anyang-anyangan.

Suhu lingkungan juga mempengaruhi timbulnya penyakit jenis ini, biasanya karena disebabkan penguapan tubuh maka suplay cairan di tubuh menipis dan pekat sehingga hasil peluruh air seni juga akan tersendat-sendat.

Sebaliknya, jika suhu dingin maka berpengaruh meluruhkan air seni dan karena di pengaruhi suhu dan hormon tertentu, jika air seni keluar banyak berarti sangat baik bisa dipastikan toksit dan zat Urea bisa terkuras sempurna dari tubuh. Oleh sebab itu banyak anggapan sepele atau sudah hal biasa.

Daun Keci Beling

Banyak pengalaman dari kalangan masyakat yang pingin hidup sehat salah satunya adalah dengan makanan dan minuman yang aman dari bahaya klinis. Sehingga mereka mengamalkan perobatan secara tradisional saja dan alami agar bisa sehat lebih lama. Herbal untuk penyembuhan ini sangat banyak kesediaanya di lingkungan, selainitu minim efek samping karena Herbal tersebut banyak kandungan zat d iuretik salahsatunya; Semangka, Timun, Alang-alang, Daun Kumis kucing, Daun Keci Beling, dan banyak tumbuhan yang lainya. Zat inilah yang akan meluruhkan air kencing lebih maksimal, dan diyakini zat yang terdapat di dalam daun akan menggempur batu ginjal sehingga mengurangi gejala penyakit.

Ahmad Juremi
NHC Cente

8 tanggapan untuk “Deteksi Dini Gejala Anyang-Anyangan

    • 06/03/2018 pada 17:49
      Permalink

      Keci beling lebih dominan untuk masalah dan gangguan kencing hususnya Batu ginjal. Kandungan dari daun keci beling mengandung zat untuk meluruhkan air kencing, sehingga otomatis batu ginjal akan ikut larut . . .

      Balas
  • 06/03/2018 pada 09:40
    Permalink

    Baru tau lho ternyata tanaman yang biasa di kebun itu keci beling ada manfaatnya

    Balas
    • 06/03/2018 pada 17:41
      Permalink

      Saya bergerak di dunia Natural Health Care hampir 7 tahun. Saya sangat suka bertmu dengan Blogger Tuban yang selalu bergeliyat di Litrasi dan IT. Bagi saya, sangat luar biasa. Semoga bermanfaat…

      Balas
  • 09/03/2018 pada 04:35
    Permalink

    Alhamdulillah….keji beling dirumahku ada banyak…biasase malah dicabuti….

    Balas
    • 11/03/2018 pada 13:28
      Permalink

      Nah itu dilestrikan untuk dijadikan kesedian .
      Kalo mau mengunsumsi daun Keci Beling untuk perobatan lebih baik sesui dosisnya karena herbal tersebut agak berbeda dari herbal yang lain, reaksinya meluruhkan air seni, Maka sebaiknya jangan berlebihan, caranya ambil 5-7 lembar saja, untuk sekali seduh dengan 200 ml air mendidih lalu di saring, didinginkan, lalu di minum . Insya Alloh..bebas dari bantu ginjal dan anyang-anyangan.

      Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *