Mengenal Buah Kurma dan Manfaatnya Untuk Kesihatan

Mengenal Buah Kurma dan Manfaatnya Untuk Kesihatan. Buah Kurma dan Manfaatnya Untuk Kesihatan Semua masyarakat dunia pasti tidak asing dengan buah kurma. Nama ilmiah buah kurma (Phoenix dactylifera), berasal dari wilayah Timur Tengah, yang sudah dibudidayakan kurang lebih 4000 SM silam, dibudidayakan oleh penduduk negara Iran dan sekitar wilayah Arab. Di Negara Indonesia dan Asia buahnya banyak dijumpai. Bahkan bisa tumbuh di wilayah Indonesia dan Asia.

Sumber : https://beritagar.id

Tanaman ini menjadi dominan di Daerah Timur Tengah dan wilayah Arab atau bisa tumbuh pada daerah padang pasir. Selain  itu Kurma telah menjadi makanan pokok di Timur Tengah selama ribuan tahun silam.

Pohon Kurma diyakini berasal dari sekitar teluk Persia dan telah dikembanagkan sejak dari Mesotamia ke PraSejarah Mesir, kemungkinan pada awal 4000 SM. Bangsa Mesir kuno menggunakan buahnya untuk dibuat menjadi campuran anggur kurma dan memakannya pada saat panen. Ada bukti arkeologi budidaya kurma di bagian Arab timur pada tahun 6000 SM. (Alvarez-Mon 2006).

Pada literatur  dan dicatat pada situs resmi, orang Arab menyebarkan kurma di sekitar selatan dan Barat Daya Asia, bagian utara Afrika, Spanyol dan Italia. Kurma diperkenalkan di Mexico dan California, disekitar Mission San Ignacio, oleh bangsa Spanyol pada tahun 1765 (wikipedia).

Kelasifikasinya Tumbuhan Kurma

Dalam ilmu morfologi Tumbuhan, Kurma diklasifikasikan sebagai berikut.

Klasifikasi ( Vyawahare, et. al, 2009)
Kingdom : Plantae (tumbuhan)
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Liliopsida
Ordo : Arecales
Famili : Arecaceae
Genus : Phoenix
Spesies : Phoenix Dactylifera L

Tumbuhan Kurma (Phoenix Dactylifera) adalah tumbuhan berumah dua yang memiliki tinggi  pohon kurang lebih 16-20 m dan tidak memiliki cabang pada batangnya. Tumbuhan ini mempunyai biji berbelah (Zahran dan Willis, 2009).

Dalam batang pohon kurma terdapat dari serat selulosa yang keras dan dapat digunakan dalam pembuatan bahan bangunan. Tumbuhan ini sejenis tumbuhan Palem, Kelapa, Pinang,  Bogor, Aren dan Kelapa. Sedangkan Pohonnya memiliki mahkota terminal dengan 30-150 daun.

Untuk mengetahui lebih dalam tentang tumbuhan kurma. Daunnya menyirip dengan panjang 6 m dan dapat bertahan selama 3 hingga 7 tahun, menyangga 120-240 lembar pucuk daun muda. Daun tumbuh dari tunas terminal pada tandan yang berkesinambungan dimana setiap tandan terdiri dari 3 atau 5 daun. Daun yang tersusun secara spiral.

Dalam perkembangan Kurma secara morfologis, bunga jantan dan betina sulit untuk dibedakan.

Oleh masyarakat dan persepektif  islam buah kurma sangat bermanfaat bagi tubuh karena mengandung zat yang bermanfaat untuk tujuan kesehatan. Sehingga dimanfaatkan untuk tujuan penyembuhan penyakit. Selain itu juga untuk menjaga vitalitas.

Dalam Persepektif  Ilmu Gizi, Kurma Mengandung Zat Untuk Kesehatan

Ada beberapa zat yang terdapat di buah kurma, sangat kaya seperti Karbohidratnya,  Gula alami fruktosa, glukosa, dan juga terdapat sukrosa yang semakin meningkat saat kurma masak atau yang sudah siap dimakan. Biasanya dalam keadaan lunak dan berwarna coklat keemasan.

Berdasarkan salah satu studi yang diterbitkan International Journal Food Science Nutrition 2003 lsilam, terdapat setidaknya 15 mineral dalam kurma. Diantaranya  yang paling dominan adalah zat potasium (kalium) dan magnesium. Sedangkan beberapa mineral lain yang terdapat dengan jumlah yang bermacam-macam seperti, kalsium, kobalt, tembaga, fluorin, zat besi, mangan, fosfor, sodium, selenium, dan boron dan banyak yang lainya.

Sedangkan protein yang terdapat kurma dan kurang lebih mengandung 23 jenis asam amino.  Seperti asam oleat, palmitoleat, linolenat, dan linoleat dan baik untuk kebutuhan tubuh.  Sebagian protein ini tidak terdapat di buah-buahan lain yang umum di Indonesia, nah itulah keunggulan buah Kurma. Tak heran jika banyak masyarakat yang menyukainya.

Sumber : https://encrypted-tbn0.gstatic.com

Selain itu ada beberapa kandungan Kurma  dengan kompleksitas vitamin, mulai dari yang terdapat dalam jumlah kecil seperti vitamin C, hingga vitamin B kompleks. Tumbuhan atau buah Kurma juga memiliki senyawa antioksidan seperti zea-xanthin tannin, lutein, dan beta karoten.

Kurma untuk Kesehatan Tubuh

Kurma Melancarkan Buang Air Besar/ Sembelit
Buah Kurma ini mempunyai zat atau memiliki kemampuan laksatif dan sering digunakan untuk melancarkan sembelit, sehingga sembelit anda bisa teratasi.  Selain itu bisa berfungsi program detoksifikasi atau Cuci Perut (CCP). Yang mempunya fungsi melunakkan feses atau tinja. Biasanya dalam  metode di NHC Center difermentasi dengan madu. Selain itu dibuat jus yang didiamkan beberap jam.

Menyembuhkan gangguan usus (Mual)
Kandungan zat nikotin yang terdapat kurma juga diyakini bermanfaat untuk mengatasi permasalahan usus dan kolon. Keuntungan makan kurma secara trutin dan istiqomah dapat menghambat perkembangan organisme pengganggu dan menstimulasi pertumbuhan bakteri yang menguntungkan dalam usus.  Selain itu Kurma juga mengandung lebih dari 19 jenis asam amino yang dapat membantu mensukseskan pencernaan dan mempermudah  penyerapan nutrisi  yang dilakukan oleh tubuh manusia.

Meningkatkan Energi (Vitalitas) pada Tubuh
karena kurma mengandung zat gula alami seperti ringan seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa yang dapat meningkatkan energi secara sepontan. Bisa mengatasi lelah dan letih serta lesu karena aktivitas berlebih.  Oleh karena itu masyarakat Islam kurma sering dikonsumsi sebagai makanan pertama saat buka puasa. Selain itu dibenarkan oleh medis, karena zat dalam kurma sangat mudah untuk dijadikan makanan terbaik disaat letih dan lesu.

Manfaat Kurma Sebagai Anti peradangan
Karena buah Kurma mengandung senyawa atau zat antioksidan dan magnesium yang dikenal akan mempunyai sifat anti peradangan. Ada beberapa risert membeberkan bahwa peningkatan asupan magnesium berkaitan dengan penurunan indikator-indikator peradangan dan peradangan di saluran arteri. Antioksidan diperlukan tubuh untuk menangkal sebuah radikal bebas dan meminimalisir risiko kanker atau disebut kanser pada tubuh.

Kurma Bermanfaat Meningkatkan Ketahanan Seksual
Kurma bersifat tonik atau menguatkan sebuah ketahanan aktivitas seksual dan meminimalisir sebuah kemandulan yang di akibatkan berbagai gangguan seksual atau masalah seksual. Ada sebuah  Studi dari Bahmanpour pada tahun 2006 membeberkan bahwa kadar estradiol dan flavonoid yang cukup tinggi. Sedanglkan dalam kurma diduga meningkatkan jumlah dan ketahanan sperma pada pria maupun wanita. Biasanya dikombinasikan atau disinergikan dengan berbagai selera seperti madu dan zaitun. Agar bisa mendapatkan hasil yang sangat maksimal.

**Dalam kajian di NHC Center biasanya Kurma di Jus dan disajikan dalam keadaan dingin dicampur dengan pisang dengan cara direndam dalam waktu sehari semalam. Keesokan harinya dikonsumsi sebelum makan.

Kurma bermanfaat Menyehatkan saraf

Kurma membantu menjaga kesehatan sistem saraf karena terdapat  sebuah kandungan potasium di dalamnya. Potasium dan sodium memang esesnsial untuk mengirimkan sinyal elektrik ke sistem saraf. Defisiensi potasium dapat mengganggu indra peraba dan kontrol otot. Potasium pun diperlukan untuk meningkatkan kecepatan dan kewaspadaan otak (www.webkesehatan.com)

Buah kurma harganya sangat terjangko sehingga sangat mudah di jumpai di Indonesia. Biasanya di supermarket dan pasar sualayan tersedia melimpah dan mempunyai pasar yang sagat apik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *